SMP Katolik Sang Timur Malang

SMP Katolik Sang Timur Malang

BERGEMBIRA - BERSAUDARA - BERBUDAYA
NPSN: 20533742 - Akreditasi A
BERITA

Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat untuk Generasi Sehat, Cerdas, dan Unggul

12/Feb/2025
Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat untuk Generasi Sehat, Cerdas, dan Unggul

Pendidikan karakter menjadi syarat utama untuk menciptakan generasi unggul di masa depan. Era disrupsi teknologi dan pasar bebas mendorong bangsa-bangsa menguatkan jati dirinya. Seperti pernah disabdakan oleh tokoh pendidikan nasional Ki Hajar Dewantara beberapa dekade, “Pendidikan dan pengajaran di dalam Republik Indonesia harus berdasarkan kebudayaan dan kemasyarakatan bangsa Indonesia, menuju ke arah kebahagiaan batin serta keselamatan hidup lahir.”

Peluncuran Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat menjadi tonggak penting dalam upaya menciptakan generasi emas Indonesia menuju tahun 2045. Gerakan ini berfokus pada tujuh kebiasaan utama yang diharapkan dapat diinternalisasi oleh anak-anak sejak dini, yaitu Bangun Pagi, Beribadah, Berolahraga, Makan Sehat dan Bergizi, Gemar Belajar, Bermasyarakat, dan Tidur Cepat.

Melalui implementasi kebiasaan-kebiasaan ini, diharapkan anak-anak Indonesia tidak hanya unggul dalam aspek akademis, tetapi juga memiliki kepribadian yang kuat, kepedulian sosial, serta tanggung jawab terhadap lingkungan sekitarnya.

Setiap satuan pendidikan akan menerapkan program tersebut mulai 2025. Untuk satuan pendidikan mulai dari PAUD, SD, SMP, dan SMA bisa melihat panduan penerapanya setiap jenjang yang dapat diunduh dalam laman Kemendikdasmen, yaitu Panduan Penerapan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Panduan tersebut tak hanya bisa dimanfaatkan oleh para guru dan tenaga pendidikan lainnya, tapi juga oleh para orangtua/wali murid.
Di SMP Katolik Sang Timur Program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dilaksanakan setiap hari Jumat.

  1. Jumat Pertama : Senam Sehat Indonesia
  2. Jumat Kedua : Makan Sehat
  3. Jumat Ketiga : PLH (Pendidikan Lingkungan Hidup)
  4. Jumat 4 : Literasi Pustaka
 kembali