BERITA
Rekoleksi Prapaskah Sang Timur: Pembawa Berkat di Era Digital
15/Mar/2026

Dalam rangka menyambut Paskah, guru dan karyawan dari berbagai unit pendidikan sekompleks Sang Timur Malang mengikuti kegiatan rekoleksi pada Sabtu (14/3/2026) di Novisiat Susteran Sang Timur, Jalan Bandulan, Kota Malang. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai sarana pembinaan iman sekaligus refleksi bersama selama masa prapaskah.
Kegiatan rekoleksi diawali dengan doa bersama di kapel, yang mengajak seluruh peserta untuk menyiapkan hati dan memohon bimbingan Tuhan agar masa refleksi yang dijalani dapat membawa pembaruan dalam hidup dan pelayanan mereka. Rekoleksi ini dipandu oleh RD. Thomas Puput Anis B mengangkat tema “Berjalan Bersama Menjadi Pembawa Berkat di Era Kecerdasan Buatan” yang selaras dengan tema APP Keuskupan Malang 2026. Dalam pemaparannya, Romo Puput menegaskan bahwa pendidikan merupakan jantung kehidupan, yang tidak hanya berfokus pada pengembangan pengetahuan, tetapi juga pembentukan hati, nilai, dan karakter manusia.
Ia juga mengajak para peserta untuk melihat kecerdasan buatan (AI) sebagai konteks pastoral pada zaman ini. AI tidak dipandang sebagai ancaman, melainkan sebagai realitas yang perlu dirangkul dan dimanfaatkan secara bijaksana dalam kehidupan, termasuk dalam karya pelayanan pendidikan.
Selain sesi pemaparan materi, kegiatan rekoleksi juga diisi dengan diskusi kelompok antar unit kerja. Dalam diskusi tersebut, para peserta bersama-sama mengulas dan merumuskan aksi nyata yang dapat menjadi berkat melalui pelayanan masing-masing unit, khususnya dalam menghadapi perkembangan teknologi dan penggunaan AI di dunia pendidikan. Setiap unit diajak untuk melihat bagaimana teknologi dapat dimanfaatkan secara bijak untuk mendukung pembelajaran, pelayanan, promosi sekolah, serta membangun relasi yang lebih manusiawi dengan para peserta didik.
Situasi saat sosialisasi Sumber: Dokumentasi Pribadi, Maret 2026
Lebih lanjut, Romo Puput menegaskan bahwa tujuan Aksi Puasa Pembangunan (APP) adalah mengolah hati, menjaga budi, dan menumbuhkan gerakan empati dalam kehidupan sehari-hari. Dengan hati yang terolah dan budi yang terjaga, setiap pendidik dan karyawan diharapkan mampu menghadirkan kasih serta menjadi pembawa berkat bagi sesama, terutama bagi para peserta didik yang dilayani.
Melalui rekoleksi ini, para peserta diharapkan semakin menyadari panggilan mereka sebagai pendidik dan pelayan pendidikan yang berjalan bersama, terbuka terhadap perkembangan zaman, namun tetap berakar pada nilai iman, empati, dan kemanusiaan. Kegiatan rekoleksi kemudian diakhiri dengan kunjungan bersama ke Museum Beata Clara, sebagai sarana mengenal kembali sejarah, semangat pelayanan, dan nilai-nilai yang diwariskan dalam karya pendidikan Sang Timur. (inod)
Foto kegiatan:
https://drive.google.com/drive/folders/1xB4n1PfQYXxZnnh2Y1IWvm4bTKpYhOyP?usp=sharing
Hanya menggunakan akun belajar.id
- Pameran Mini Batik Madura di SMPK Sang Timur Malang, Kenalkan Kekayaan Budaya Nusantara kepada Siswa
- SMPK Sang Timur Malang Awali Bulan Rosario dengan Doa Bersama
- Hari Kunjung Perpustakaan Meriah dengan TTS dan Perpustakaan Keliling
- Manggala Pasti 2026: Perkemahan Penggalang SMPK Sang Timur Malang
- Serunya Berbagi Pengalaman: Siswa SMPK Sang Timur Malang Presentasikan Hasil Safari Tempat Ibadah
- Belajar Toleransi dari Tiga Tempat Ibadah, Siswa SMPK Sang Timur Malang Mengenal Keragaman
- Upacara HUT ke-81 RI di Sang Timur Malang, Momentum Menumbuhkan Cinta Tanah Air dan Solidaritas
- Semarak Lomba HUT ke-81 RI di SMPK Sang Timur Malang
- Upacara Hari Pramuka ke-65 SMPK Sang Timur Malang
- JULI : Jumat Literasi di SMPK Sang Timur Malang